Penelitian Perkuatan Balok Beton Bertulang dengan Hibrid GFRP & Wiremesh

Lebih dari satu dekade perkuatan struktur dengan menggunakan material Fiber Reinforced Polymer (FRP) telah popular penggunaannya dalam menanggulangi masalah kerusakan infrastruktur di Indonesia, khususnya jembatan. Namun penyebaran pengetahuan ini tidak merata di seluruh nusantara sehingga masih minimnya pengetahuan para insinyur maupun praktisi daerah yang belum memanfaatkan teknologi ini sebagai solusi dalam mengatasi penurunan ataupun kerusakan struktur bangunan dll. Jurusan Teknik Sipil Unila sebenarnya sudah lebih Dari 10 tahun terakhir ini melaksanakan penelitian perkuatan struktur dengan material ini, baik perkuatan balok maupun kolom. Dan memang cukup berhasil dalam meningkatkan kapasitas beban maupun daktilitas struktur beton. Walaupun dari segiĀ  daktilitas perkuatan dengan bahan FRP ini masih bisa terus ditingkatkan. Salah satunya adalah dengan mengkombinasikan dengan material lain seperti wiremesh dimana bahan ini merupakan material utama dalam struktur ferosemen. Dengan mengkombinasikan dua material ini dalam perkuatan struktur beton maka diharapkan rasio daktilitas struktur dapat lebih ditingkatkan dibandingkan dengan hanya menggunakan material FRP saja.

Hari ini, Rabu 29 Agustus 2018 telah dilaksanakan salah satu pengujian lentur balok beton bertulang yang merupakan rangkaian dari penelitian besar. Penelitian ini dilakukan oleh 4 mahasiswa S1 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Unila dibawah bimbingan dosen struktur yaitu bapak Fikri Alami dan Mohd. Isneini.

Foto 1. Empat peneliti Mahasiswa S1 dengan Dosen Pembimbing


Foto 2. Obeservasi Keretakan Saat Loading Test
Foto 3. Retak lentur yang terjadi pada daerah Momen Konstan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *